Senin, 17 Mei 2021

UNSUR - UNSUR KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DALAM BERDAKWAH

 LINK MATERI UNSUR - UNSUR KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DALAM BERDAKWAH 

                                                    Zola Agtan Glacissia

                                                     B01219054 / KPI A2




Senin, 10 Mei 2021

Dakwah dalam kajian Psikologi Lintas Budaya

Dakwah dalam kajian Psikologi Lintas Budaya

Zola Agtan Glacissia

B01219054/ KPI A2

 

            Kajian ilmiah mengenai perilaku manusia dan penyebarannya, sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk dan dipengaruhi oleh kekuatan – kekuatan sosial dan budaya (Segall, Dasen & Portinga, 1990).

Psikologi Lintas Budaya mencakup kajian yang bersumber dari 2 kebudayaan atau lebih, dengan menggunakan metode pengukuran yang ekuivalen, untuk menetukan batas batas yang dapat menjadi pijakan teori psikologis. Tujuan penelitian ini adalah membawa hipotesis dan temuan mereka ke lingkungan budaya lain untuk menguji daya terap dalam kelompok lain.

Kategori pengetahuan yang diakui dalam psikologis :

1.      Pengetahuan Ilmiah : berasal dari observasi, pengukuran, dan evaluasi.

2.      Teori orang  awam : mempresentasikan kumpulan keyakinan populer.

3.      Pengetahuan yang dijumpai di Masyarakat: berisi mengenai nilai nilai kehidupan

4.      Pengetahuan Legal : pengetahuan ini dalam bentuk dan persepsi lain dari sebuah otoritas.

Tradisional Kultur :

1.      Culture Tradisional : Berakar dalam tradisi, aturan, simbol, dan prinsip kultur yang ditetapkan dimasa lalu.

2.      Culture Non Tradisional : didasarkan pada prinsip, ide, dan praktik yang baru.

 

Penerapan Dakwah dalam kajian Psikologi Lintas Budaya

Berdakwah merupakan menyeru pesan-pesan Islam yang disampaikan seseorang atau kelompok kepada individu ataupun masyarakat. Bedakwah bukan hanya dilakukan untuk orang islam saja, tetapi berdakwah juga harus disemua golongan. Maka dari itu berdakwah harus membangun sikap toleransi terhadap seseorang ataupun masyarakat tertentu yang berbeda latar belakang. Lantas bagaimana cara kita agar dalam berdakwah kita tidak menyinggung perasaan dan toleransi terhadap golongan yang berbeda latar belakang, mengaitkan dengan metode dakwah Qur’an Surat An-Nahl ayat 125 yang berbunyi :

اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ

Artinya : “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.”

Dalam ayat tersebut mengandung metode dakwah yang seharusnya bisa di gunakan para pendakwah dalam berdakwah di umat islam ataupun golongan yang berbeda latar belakang.


BUDAYA DAN KEARIFAN DAKWAH

 BUDAYA DAN KEARIFAN DAKWAH Zola Agtan Glacissia B01219054/ KPI A2 Budaya yang berbeda memiliki sistem-sistem nilai yang berbeda dan karenan...