Sabtu, 30 November 2019

PENDALAMAN TERAPI SHALAT BAHAGIA

(PENDALAMAN TERAPI SHALAT BAHAGIA ) 

                 Pada Hari Sabtu tanggal 23 November 2019 tepatnya pada pukul 06.30 – 13.00 WIB telah diselenggarakan kuliah wada’ (penutupan) mata kuliah Studi Al-Qur’an dan Ilmu Dakwah dan Training Terapi Sholat Bahagia yang diadakan oleh Prof. Dr. Moh. Ali Aziz,M.Ag selaku founder dari buku “Pendalaman Terapi Sholat Bahagia”. Beliau tidak hanya sekedar founder dari buku tersebut beliau juga dosen di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, bahkan beliau juga seorang imam sholat tarawih di Afrika, Asia dan Eropa. Acara ini diikuti oleh mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Ilmu Komunikasi, Bimbingan Konseling Islam dan Manajemen Dakwah. Bertempat di Kun Yaquta Convention Center, Jl. Siwalankerto Timur 66 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia . Pendalaman Terapi Sholat Bahagia telah dilaksanakan baik dalam Negeri maupun Luar Negeri.

               “Mari tunaikan sholat… Mari bahagia..” 

             Tidak ada agama yang menyuruh kita untuk The Best, kecuali Islam. Lafadz diatas sangat jelas bahwa jika ingin hidup bahagia maka tunaikanlah sholat. Allah menginginkan setiap hamba itu mudah dalam kehidupan nya dan tidak berkehendak setiap hamba mengalami kesulitan dalam kehidupan nya. Jika kita mengalami suatu kesulitan atau masalah yang tak pernah tuntas, yang salah bukan Allah, yang salah kita karena kita tidak pernah mau keluar dari kesulitan tersebut atau kita ingin keluar namun tidak sesuai dengan cara yang Allah berikan. Ketika seorang hamba merasa “aduuh saya punya masalah, saya sakit….” dan sebagainya. Ingatlah semua itu akan mudah dilalui jika kita telah mampu menunaikan apa yang Allah perintahkan. Jangan bermimpi hidup tanpa cobaan, sebab kita berada di dunia, bukan di surga. Cobaan itu banyak macam nya ada hal nya yang berbentuk psikis, seperti perasaan gelisah, takut, gundah atau lain nya. Ada juga yang berbentuk fisik, seperti sakit, kekurangan biaya hidup, dan lain lain. Lafadz diatas adalah potongan dari lafadz yang dilantunkan dalam adzan. Adzan itu sendiri suatu panggilan bagi umat Islam untuk melakukan salah satu perintah Allah yaitu sholat. 

            Perintah sholat dapat dikatakan suatu perintah Allah yang sangat sakral, dimana pada umumnya semua perintah Allah penyampain nya melalui malaikat Jibril. Sedangkan perintah sholat Allah memerintahkan langsung Nabi Muhammad untuk menjemput ke langit atau sidrotul muntaha. Sama halnya seperti ketika mengirimkan pesan melalui handphone, pesan akan terkirim ke handphone orang lain dengan alur keatas bukan kebawah. Dengan sholat umat islam pasti..pasti..dan pasti bahagia serta sholat dapat mengangkat derajat seseorang akan lebih tinggi disisi Nya, karena ketika mati bukan harta yang pertama kali dihisab melainkan sholat. 

                 Manusia pasti memiliki rencana tersendiri, namun sebagus-bagus nya kita merencanakan suatu hal masih lebih bagus rencana Allah. Kita menginginkan sehat sedangkan Allah menginginkan kita sakit, kita menilai seseorang itu baik sedangkan penilaian Allah ia jelek, banyak hal yang kita inginkan atau kita sukai namun keinginan tersebut belum tentu sama dengan keinginan Allah. Hal ini telah dijelaskan dalam salah satu firman Allah yang artinya “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagi mu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui” (QS. al-Baqarah:216). Seperti halnya dengan seorang gadis yang ingin selamat dalam perjalanan nya, namun Allah menginginkan ia tidak selamat dalam artian ia mengalami kecelakaan. Akan tetapi dengan kecelakaan tersebut ia menerima suatu kenikmatan dari Allah yaitu bertemu dengan seorang pria yang menjadi jodohnya. Oleh karena itu jangan pernah takut untuk menghadapi masalah hidup, karena setiap masalah pasti ada hikmahnya tersendiri. Itulah salah satu contoh dari scenario Allah kepada hamba Nya. 

              “Barang siapa yang tidak suka dengan kehendak ku maka carilah Tuhan selain aku dan barang siapa yang mengeluh enak atau tidak enaknya dengan kehendak ku maka janganlah memanggilku lagi”. Maksud dari kalimat tersebut ialah mengajarkan kita untuk menjadi seorang hamba yang menerima lapang dada akan kehendak Allah serta mengajarkan kita untuk tetap kuat dan sabar dalam menghadapi cobaan hidup tanpa adanya keluhan. Pada hakekat nya Allah sendiri tidak suka dengan seorang hamba yang terus menerus mengeluh dari apa yang ia alami. Sesungguhnya tidak ada do’a yang tidak dikabulkan. Hanya saja Allah masih melihat proses mu, memilih waktu yang tepat, serta melihat kesiapan mu dalam menerima nya. Sama halnya seperti seorang anak yang berumur tiga tahun dimana anak itu meminta dibelikan motor besar. Namun, apa kata ayah ketika itu “hmm…nanti kalau kamu sudah besar”. 

                  Masalah hidup itu realita nya berat, akan tetapi jika kita memiliki mindset bahwa kita yakin bisa menyelesaikan nya dengan mudah insyaAllah masalah tersebut akan sangat mudah dilalui. Berbeda dengan seseorang yang memiliki mindset bahwa masalah ku sulit, maka masalah tersebut akan sulit ia lalui. Pemikiran manusia sama hal nya seperti perkataan yang tidak diucapkan dan perkataan itu sama halnya dengan do’a. Oleh karena itu ubahlah mindset anda menjadi lebih positif Penjelasan diatas menerangkan, agar kita selalu mengingat Allah dimana dan kapanpun. Artinya dengan mengingat Allah kita akan mudah melaksanakan apa yang diperintahkan kepada kita dan menjauhi larangannya. Juga menerangkan bagaimana menghadapi suatu masalah yang benar. Hal ini dapat disimpulkan dalam gerakan sholat lima waktu. Sholat adalah salah satu cara yang ampuh dalam menghadapi masalah hidup. Jika sholat kita sudah baik maka segala yang ada di diri kita akan baik pula. Maka dengan sholat kita dapat memiliki keuntungan untuk lebih dekat dengan Allah dan mengingat Allah. Gerakan dalam sholat memiliki arti dan fungsi tersendiri. Menurut ilmu kedokteran gerakan sholat sangat membantu kinerja anggota tubuh bagian dalam, salah satunya gerakan sujud melancarkan peredaran darah jantung. Sedangkan menurut ajaran agama Islam sholat memiliki fungsi tertinggi dalam kehidupan. Contohnya, dengan melakukan sholat kita diberi ketenangan, ketentraman, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan, juga dapat mendekatkan kita dengan Allah. 

                  Berdo’alah di dalam atau di luar sholat. Namun yang sangat dianjurkan berdo’alah ketika kamu melakukan atau melaksanakan sholat, seperti dalam gerakan rukuk dan sujud. Ada yang mengatakan paling dekat nya hamba dengan Allah ketika ia sujud maka minta lah apa yang kamu inginkan atau butuhkan. Kita tidak akan bisa mengetahui kapan terkabulnya do’a, karena terkabulnya do’a ialah salah satu scenario Allah yang dirahasiakan pada umatnya. 

 Mengapa PTSB?
                Dengan membaca selama satu jam buku “ 60 menit Terapi Shalat Bahagia”, Anda sudah bisa memahami makna dari kalimat kunci : SUBHAN TURUT HADIR di MASJID untuk AKSI SOSIAL dan diharapkan mendapatkan kedahsyatan pengaruh Shalat terhadap kehidupan Anda. Tapi, kata Les Giblin (2009), jika dengan cara itu semata, Anda hanya bisa mengingatnya maksimal 10%. Baru mencapai 70%, jika Anda mencoba mengucapkannya, dan menngkat menjadi 90% jika berlatih mengucapkan dan mempraktekkannya.
                  PTSB memberikan bimbingan dan praktek shalat agar anda memahami dan mengingatnya lebih kuat dan bisa memantapkan keyakinan akan kebesaran Allah, Percaya diri,dan Optimis akan penyelesaian semua masalah menuju hidup bahagia . Wajah penuh bahagia adalah cermin syukur kepada Allah. Hanya pribadi bahagialah yang bisa maksimal berkreasi, produktif dan membahagiakan orang lain. 

Pentingkah PTSB? 
               PTSB memberikan bimbingan untuk merubah mindset untuk ikhlas dan ridlo atas keputusan Allah, lebih Percaya diri , optimis, tenang di tengah keluarga dan kesembuhan dari beberapa penyakit setelah mengikuti PTSB. 
         Tujuan utama shalat adalah kokohnya mindset T2Q (tawakal, tumakninah dan qona’ah), sedangkan kesembuhan, rizki dan sebagainya hanya bonus semata, sekalipun semua itu sangat kita butuhkan. 

 Spekulasi PTSB ? 
1) Al- Qur’an dan Hadits 
2) Arabic Complement 
3) Drive Spiritual Gravitation 
4) Positive Thinking, Self- Confidence 

Apa kegunaan Daftar Anugerah, Masalah dan Harapan? 
               Anda sebaiknya menyiapkan Daftar Anugerah (DA), yaitu apa saja nikmat besar Allah yang telah anda terima, agar pernyataan syukur anda terfokus selama shalat. Anda perlu juga mencatat apa saja masalah hidup dan apa saja harapan anda. Dengan bantuan Daftar Masalah dan Harapan (DMH) yang telah disiapkan itu. Anda bisa rukuk dan sujud lebih lama dengan penuh penghayatan. 

 Pedoman penyusunan Do’a, yaitu: 
1) Ceritakan masalah anda secara rinci dan fokus 
 2) Katakanlah Anda ikhlas, ridlo dan tidak mengeluh atas masalah anda 
 3) Katakanlah anda yakin (3x) Allah pasti(3x) Maha kuasa Menolong Anda 
4) Katakanlah anda pasrah (3x) kepada Allah atas apapun keputusanNya 


 Apa saja kalimat kunci terapi shalat bahagia?


No
Posisi
Kata kunci
Renungan /Doa
(Dalam Hati, Tidak boleh diucapkan)
1
Berdiri
SUBHAN
(Syukur, Bimbingan, Ketahanan Iman)
1.      Syukur : “ Wahai Allah , aku bersyukur atas nikmat-Mu,”
2.      Bimbingan: “Bimbinglah aku dan keluarga agar tetap di jalan yang benar”
3.      Ketahanan iman : ”Berilah aku ketahanan iman untuk melawan hawa nafsu agar selamat dari kesesatan dan murka-Mu”
Tambahan (jika ingin lebih detail)
1.      Aku berterima kasih atas semua nikmat-Mu, yaitu (1)...(2)...dst. Ampunilah aku, karena mengeluh dan kirang berterima kasih kepada-Mu
2
Rukuk
TURUT
(Tunduk, Menurut)
1.      Tunduk:”Wahai Allah, aku tunduk membungkuk kepad kehendak-Mu. Aku bertasbih dan menyerahkan hidup mati, sehat sakit kaya miskin dan semua persoalan kepada-Mu”
2.      Menurut:“Aku menurut kepada semua perintah-Mu. Ampunilah dosa-dosaku.”
3
I’tidal
HADIR
(Hak pujian, Takdir)
1.      Hak Pujian: ”Hanya Engkau yang berhak dipuji. Ampunilah aku karena terlintas mengharap pujian manusia”
2.      Takdir Allah: “ Semua hal yang terjadi atas takdir-Mu. Aku ridla dan ikhlas menerimanya.”
4
Sujud
MASJID
(Maaf, Sinar, Jiwa dan raga)
1.      Maaf: ” Maafkan dosa-dosaku, bapak ibu dan keluargaku.”
2.      Sinar: “ Sinarilh hati, lidah, mata dan telingaku agar selalu berbuat yang Engkau ridloi
3.      Jiwa dan raga: “ Jiwa dan ragaku dalam kekuasaan-Mu. Aku serahkan hidup mati, sehat sakit, kaya miskin dan semua persoalan kepada-Mu.”
5
Duduk antara dua sujud
AKSI
( Ampunan, Kasih, Sejahtera, Iman)
Wahai Allah, berilah aku: “ Ampunan, Kasih, Sejahtera dan Iman
6
Tasyahud
SOSIAL
(Solawat,Persaksian,   Tawakal)
1.        Sholawat: “ Sholawat dan salam untuk Nabi SAW. Berikan aku kekuatan mencontoh akhlaknya.”
2.      Persaksian: “ Aku bersaksi, ‘Tiada Tuhan selain Engkau dan Muhammad adalah uusan-Mu’. Jadikan syahadat pegangan dan penutup hidupku.”
3.      Tawakal: “ Aku serahkan hidup mati sehat sakit, kaya miskin dan semua persoalan kepada-Mu.”

         Gerakan PTSB menyadarkan saya akan pentingnya sholat dalam kehidupan sehari-sehari dan membuat saya lebih memahami makna bacaan yang ada dalam sholat. Sebelum mengikuti PTSB saya berfikaran saya memiliki masalah yang besar dan sulit unuk dipecahkan . Namun setelah saya mengikuti gerakan PTSB semua berubah setelah saya menerapkan nya dalam sholat. Awalnya saya merasa belum terbiasa dengan renungan dalam sholat yang selalu merenungkan semua permasalahan hidup dan berdoa.

         Dapat disimpulkan jika ingin hidup bahagia jangan pernah menyepelekan waktu sholat. Jika telah mendengar panggilan adzan maka segeralah untuk bersiap dan melaksanakannya. Semua tingkah laku atau perilaku kita, baik buruknya kita dapat dilihat dari sholat nya. Ketika kita ingin mengubah keburukan yang ada dalam diri maka yang terlebih dahulu yang diubah adalah sholat nya. Sholat merupakan kunci dari segala hal. Mulai dari kesuksesan kita di dunia hingga di akhirat nanti. Adapun kekhusyu’an kita dalam sholat dapat ditemui saat kita benar-benar faham dengan bacaan yang terkandung dalam sholat. Segala sesuatu itu ada ilmu nya, melakukan suatu hal tanpa didasari dengan ilmu akan menjadi sia-sia. Sama halnya dengan sholat jika kita melakukan nya tanpa mengetahui serta memahami nya maka akan sia-sia.

2 komentar:

  1. masya allah,sangat membantu sekali semoga bermanfaat bagi kita semua yang membacanya,dan jangan lupa untuk diterapkan dikehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
  2. Rapi dan kata katanya menginspirasi, barakallah ilmunya, sukses selalu

    BalasHapus

BUDAYA DAN KEARIFAN DAKWAH

 BUDAYA DAN KEARIFAN DAKWAH Zola Agtan Glacissia B01219054/ KPI A2 Budaya yang berbeda memiliki sistem-sistem nilai yang berbeda dan karenan...