Senin, 05 April 2021

TUJUAN, FUNGSI & PERANAN DAKWAH DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA

 Zola Agtan Glacissia 

B01219054 / KPI A2 



REVIEW DAN ARTIKEL

“ TUJUAN, FUNGSI & PERANAN DAKWAH DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA”

 

A.    Komunikasi Antar Budaya

Komunikasi adalah suatu hubungan yang melibatkan proses ketika informasi dan pesan dapat tersalurkan dari satu pihak (orang / media ) ke pihak lain.[1]

Budaya adalah suatu konsep yang membangkitkan minat. Secara formal budaya didefinisikan sebagai tatanan pengetahuan, pengalaman,kepercayaan, nilai, makna, hirarki,agama, waktu, peranan, hubungan ruang, konsep alam semesta, objek-objek materi dan milik yang diperoleh sekelompok besar orang dari generasi ke generasi melalui individu dan kelompok. Budaya menampakan diri dalam pola-pola bahasa dan dalam . Komunikas Antar Budaya Panduan Berkomunikasi dengan Orang-Orang Berbeda Budaya. Bentuk-bentuk kegiatan dan prilaku yang berfungsi sebagai model-model bagi tindakan penyesuaian diri dan gaya komunikasi yang memungkinkan orangorang tinggal dalam suatu masyarakat disuatu lingkungan geografis tertentu pada suatu tingkat perkembangan teknis tertentu dan pada suatu saat tertentu.[2]

Komunikasi dan kebudayaan tidak sekedar dua kata tetapi dua konsep yang tidak dapat dipisahkan,” harus dicatat bahwa studi komunikasi antarbudaya dapat diartikan sebagai studi yang menekankan pada efek kebudayaan terhadap komunikasi ( William B.Hart II, 1996).[3]

Menurut Alo liliweri dalam buku dasar-dasar komunikasi antar budaya, komunikasi antarbudaya adalah menambah kata budaya ke dalam pernyataan “komunikasi antara dua orang/ lebih yang berbeda latar belakang kebudayaan”

Beberapa ahli komunikasi antarbudaya mengemukakakn pendapatnya tentang definisi komunikasi antarbudaya sebagai berikut :

1.      Andrea L.Rich dan Dennis M.Ogawa menyatakan dalam buku Intercultural Communication,A Reader bahwa komunikasi antarbudaya adalah komunikasi antara orang-orang yang berbeda kebudayaannya, misalnya antara suku.

2.      Menurut   Alo Liliweri. bangsa, etnik, ras dan kelas sosial juga menyatakan komunikasi antarbudaya terjadi diantara produsen pesan dan penerima pesan yang latar belakang kebudayaannya berbeda.

3.      Chaley H.Dood (1991:5) mengungkapkan komunikasi antarbudaya meliputi komunikasi yang melibatkan peserta komunikasi yang mewakili pribadi, antarpribadi atau kelompok dengan tekanan pada perbedaan latar belakang kebudayaan yang mempengaruhi perilaku komunikasi para peserta

Komunikasi antarbudaya adalah suatu proses komunikasi simbolik, interpretatif,transaksional, dan kontekstual yang dilakukan oleh sejumlah orang yang karena memiliki perbedaan derajat kepentingan memberikan interpretasi dan harapan secara berbeda terhadap apa yang disampaikan dalam bentuk perilaku tertentu sebagai makna yang dipertukarkan (Lustig dan Koster,1993).[4]

B.     Hakikat Komunikasi Antar Budaya

Hakikat dari komunikasi antarbudaya ini merupakan kegiatan yang terjadi dalam berkomunikasi setiap individu dengan individu lain. Baik dua orang bahkan lebih. Sehingga, terciptalah kemudahan dan pemahaman segala macam bentuk perbedaan yang ada. Termasuk dalam

Komunikasi antarbudaya pada hakikatnya dapat menciptakan keselarasan dan kebersamaan. Selain itu juga dapat saling memahami sisi-sisi perbedaan antar individu. Hal itu pun sering terjadi di Indonesia, karena Indonesia merupakan negeri yang memilik ragam budaya. Dan perbedaan inilah yang harus didukung, dipelihara dan dilestarikan. Oleh karena itu kita harus mampu memasukkan unsur dakwah dalam sebuah kebudayaan tanpa menghilangkan budaya tersebut. Sehingga dakwah dan budaya dapat berjalan dengan efektif. [5]

C.    Fungsi Dakwah Komunikasi Antarbudaya

1.      Mengajarkan dan mengamalkan nilai nilai ajaran agama islam kepada budaya masyarakat

2.      Menjelaskan secara sistematis fenomena yang berkembang berkaitan dengan proses dakwah

3.      Menjadi perantara dalam proses komunikasi antar budaya

4.      Mengawasi praktik komunikasi antara komunikator dan komunikan berbeda kebudayaan[6]

D.    Kesimpulan

Dakwah sebagai suatu variabel dan problematika kehidupan sosial, maka keberadaan dakwah dalam suatu komunikasi dapat dilihat dari sisi dan peran dalam mempengaruhi perubahan sosial tersebut.

Dakwah dalam komunikasi lintas budaya bertujuan dan berfungsi untuk dapat mencegah terjadinya konflik keagamaan dalam masyarakat. Pesan yang disampaikan harus berisi mengenai toleransi, persaudaraan, dan sebagai wujud upaya untuk membangun kesadaran demi terciptanya kerukunan antar umat beragama[7]

 

 

 



[1] Nurani Suyomukti. Pengantar Ilmu Komunikasi. (Jogjakarta,AR Ruzz Media,2016), hal 11

[2] Opcit,hal 18

[3] Alo Liliweri. Dasar-Dasar Komunikasi Antar Budaya.( Yogyakarta:Pustaka Pelajar, 2003), hal 8

[4] Alo Liliweri. Makna Budaya dalam Komuinikasi Antarbudaya. ( Yogyakarta: PT LKIS Printing Cemerlang, 2009), hal 12-13

[5] Alo Liliweri. Makna Budaya dalam Komuinikasi Antarbudaya. ( Yogyakarta: PT LKIS Printing Cemerlang, 2009), hal 16

[6] Channel Youtobe “Tujuan, Fungsi & Peranan Dakwah Dalam Komunikasi Antarbudaya”diunduh 5 April 2021 pukul 23.45 WIB

[7] Ibid

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BUDAYA DAN KEARIFAN DAKWAH

 BUDAYA DAN KEARIFAN DAKWAH Zola Agtan Glacissia B01219054/ KPI A2 Budaya yang berbeda memiliki sistem-sistem nilai yang berbeda dan karenan...