Zola Agtan Glacissia
B01219054 / KPI A2
REVIEW DAN ARTIKEL
“ TUJUAN, FUNGSI & PERANAN DAKWAH DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA”
A.
Komunikasi
Antar Budaya
Komunikasi adalah suatu hubungan yang
melibatkan proses ketika informasi dan pesan dapat tersalurkan dari satu pihak
(orang / media ) ke pihak lain.[1]
Budaya adalah suatu konsep yang membangkitkan
minat. Secara formal budaya didefinisikan sebagai tatanan pengetahuan,
pengalaman,kepercayaan, nilai, makna, hirarki,agama, waktu, peranan, hubungan
ruang, konsep alam semesta, objek-objek materi dan milik yang diperoleh
sekelompok besar orang dari generasi ke generasi melalui individu dan kelompok.
Budaya menampakan diri dalam pola-pola bahasa dan dalam . Komunikas Antar
Budaya Panduan Berkomunikasi dengan Orang-Orang Berbeda Budaya. Bentuk-bentuk
kegiatan dan prilaku yang berfungsi sebagai model-model bagi tindakan
penyesuaian diri dan gaya komunikasi yang memungkinkan orangorang tinggal dalam
suatu masyarakat disuatu lingkungan geografis tertentu pada suatu tingkat
perkembangan teknis tertentu dan pada suatu saat tertentu.[2]
Komunikasi dan kebudayaan tidak sekedar dua
kata tetapi dua konsep yang tidak dapat dipisahkan,” harus dicatat bahwa studi
komunikasi antarbudaya dapat diartikan sebagai studi yang menekankan pada efek
kebudayaan terhadap komunikasi ( William B.Hart II, 1996).[3]
Menurut Alo liliweri dalam buku dasar-dasar
komunikasi antar budaya, komunikasi antarbudaya adalah menambah kata budaya ke
dalam pernyataan “komunikasi antara dua orang/ lebih yang berbeda latar
belakang kebudayaan”
Beberapa ahli komunikasi antarbudaya
mengemukakakn pendapatnya tentang definisi komunikasi antarbudaya sebagai
berikut :
1.
Andrea L.Rich dan Dennis M.Ogawa menyatakan
dalam buku Intercultural Communication,A Reader bahwa komunikasi antarbudaya
adalah komunikasi antara orang-orang yang berbeda kebudayaannya, misalnya
antara suku.
2.
Menurut Alo Liliweri. bangsa, etnik, ras dan kelas
sosial juga menyatakan komunikasi antarbudaya terjadi diantara produsen pesan
dan penerima pesan yang latar belakang kebudayaannya berbeda.
3.
Chaley H.Dood (1991:5) mengungkapkan komunikasi
antarbudaya meliputi komunikasi yang melibatkan peserta komunikasi yang
mewakili pribadi, antarpribadi atau kelompok dengan tekanan pada perbedaan
latar belakang kebudayaan yang mempengaruhi perilaku komunikasi para peserta
Komunikasi antarbudaya adalah suatu
proses komunikasi simbolik, interpretatif,transaksional, dan kontekstual yang
dilakukan oleh sejumlah orang yang karena memiliki perbedaan derajat
kepentingan memberikan interpretasi dan harapan secara berbeda terhadap apa
yang disampaikan dalam bentuk perilaku tertentu sebagai makna yang dipertukarkan
(Lustig dan Koster,1993).[4]
B.
Hakikat
Komunikasi Antar Budaya
Hakikat dari komunikasi antarbudaya ini merupakan kegiatan
yang terjadi dalam berkomunikasi setiap individu dengan individu lain. Baik dua
orang bahkan lebih. Sehingga, terciptalah kemudahan dan pemahaman segala macam
bentuk perbedaan yang ada. Termasuk dalam
Komunikasi antarbudaya pada hakikatnya dapat menciptakan
keselarasan dan kebersamaan. Selain itu juga dapat saling memahami sisi-sisi
perbedaan antar individu. Hal itu pun sering terjadi di Indonesia, karena
Indonesia merupakan negeri yang memilik ragam budaya. Dan perbedaan inilah yang
harus didukung, dipelihara dan dilestarikan. Oleh karena itu kita harus mampu
memasukkan unsur dakwah dalam sebuah kebudayaan tanpa menghilangkan budaya
tersebut. Sehingga dakwah dan budaya dapat berjalan dengan efektif. [5]
C. Fungsi Dakwah Komunikasi
Antarbudaya
1.
Mengajarkan dan mengamalkan nilai
nilai ajaran agama islam kepada budaya masyarakat
2.
Menjelaskan secara sistematis
fenomena yang berkembang berkaitan dengan proses dakwah
3.
Menjadi perantara dalam proses
komunikasi antar budaya
4. Mengawasi praktik komunikasi antara komunikator dan komunikan
berbeda kebudayaan[6]
D. Kesimpulan
Dakwah sebagai suatu variabel dan
problematika kehidupan sosial, maka keberadaan dakwah dalam suatu komunikasi
dapat dilihat dari sisi dan peran dalam mempengaruhi perubahan sosial tersebut.
Dakwah dalam komunikasi lintas budaya bertujuan dan berfungsi
untuk dapat mencegah terjadinya konflik keagamaan dalam masyarakat. Pesan yang
disampaikan harus berisi mengenai toleransi, persaudaraan, dan sebagai wujud
upaya untuk membangun kesadaran demi terciptanya kerukunan antar umat beragama[7]
[1] Nurani
Suyomukti. Pengantar Ilmu Komunikasi. (Jogjakarta,AR Ruzz Media,2016), hal 11
[2] Opcit,hal 18
[3] Alo Liliweri.
Dasar-Dasar Komunikasi Antar Budaya.( Yogyakarta:Pustaka Pelajar, 2003), hal 8
[4] Alo Liliweri.
Makna Budaya dalam Komuinikasi Antarbudaya. ( Yogyakarta: PT LKIS Printing
Cemerlang, 2009), hal 12-13
[5] Alo Liliweri.
Makna Budaya dalam Komuinikasi Antarbudaya. ( Yogyakarta: PT LKIS Printing
Cemerlang, 2009), hal 16
[6] Channel
Youtobe “Tujuan, Fungsi & Peranan Dakwah Dalam Komunikasi Antarbudaya”diunduh
5 April 2021 pukul 23.45 WIB
[7] Ibid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar